Apa saja rahasia al-quran yang tidak diketahui banyak orang?

https://qr.ae/pN2KAO

  1. Bahwa teka-teki huruf-huruf-huruf misterius – “muqattaat” – dalam Qur’an, yang selama lebih dari 1400 tahun tidak ada penjelasannya, bahkan Nabi pun tidak memberikan penjelasannya, sekarang telah memiliki penjelasan yang rasional dan sistematik, berdasarkan kajian tuntas penuh atas Qur’an, tanpa menggunakan rujukan selain Qur’an.
  2. Bahwa kata “dzaalikadalam ayat 2 Surah Al-Baqarah seharusnya memang diterjemahkan secara konsisten sebagai “itulah” bukan “inilah“, karena yang dirujuk oleh “dzaalika” di situ adalah ayat yang baru saja lewat, yaitu ayat 1 Surah Al-Baqarah, yang berbunyi “alif-lam-miim“, yang merupakan simbolisasi atas Surah Al-Fatihah. “ Alif-lam-miim” sebagai simbolisasi Surah Al-Fatihah adalah contoh pertama penjelasan muqattaat.
  3. Bahwa Nabi Muhammad tidak memberikan syafaat (= pembelaan, intercession, penyelamatan) di akhirat kepada siapa pun, hanya Tuhan yang bisa memberikan syafaat. Bahwa ajaran utama Qur’an – sebagaimana ajaran dalam kitab-kitab wahyu sebelumnya seperti Taurat dan Injil – adalah tauhid tanpa kompromi: tidak ada sesuatu pun yang bisa menjadi sekutu Tuhan, bahkan pun Nabi Muhammad – Beliau tidak pernah mengajarkan pemujaan pada dirinya, karena Beliau bukan sekutu Tuhan, tapi mayoritas “muslim kultural” dewasa ini memuja-muja Beliau sedemikian rupa hingga helai-helai rambutnya masih dipuja. Padahal itu adalah tindakan syirik, dosa tak berampun.
  4. Bahwa mengidentikkan “agama Islam” dengan Qur’an adalah sebuah kekeliruan . “Islam” dalam Qur’an bermakna ketundukan, kepasrahan, kepada Tuhan, itu saja, sangat sederhana: urusan hati terdalam manusia di hadapan Tuhannya. Tidak ada dogma dan ritual semisal “5 rukun Islam” di dalam Qur’an (silakan cek rujukan untuk bukti-buktinya). Apa yang diterima kultural mayoritas sebagai “agama Islam” sesungguhnya hanya ada dalam hadits-hadits tulisan para Imam Persia ratusan tahun setelah Nabi Muhammad wafat. . Dan karena ditulis ratusan tahun setelah Nabi wafat, hadits-hadits itu tidak bisa atau mustahil diperiksa dan diotorisasi serta diizinkan oleh Nabi untuk diterbitkan. Apa yang tertulis pada dasarnya adalah klaim sepihak para penulis yang mengatasnamakan Nabi Muhammad yang mulia. Apabila ada pertentangan antara Qur’an sebagai hadits terbaik, dengan hadits-hadits setelah Qur’an, maka kita harus mendahulukan Qur’an dan mengabaikan hadits-hadits, bukan sebaliknya.
  5. Bahwa Qur’an adalah sebuah hadits, dan hanya ada satu hadits yang benar, yaitu Hadits Terbaik, yaitu Al-Qur’an, menurut Surah Az-Zumar [39:23], Surah Al-Jathiyah [45:6], dan Surah Al-Mursalat [77:50]. Bukti: Awal Surah Az-Zumar [39:23] bertuliskan اَللّٰهُ نَزَّلَ اَحْسَنَ الْحَدِيْثِ… = Allaahu nazzala ahsana alhadiitsi… = Tuhan telah menurunkan hadits terbaik …

https://www.youtube.com/watch?v=uUTV8ojTkdE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.