Virus Corona, COVID-19, Pengumuman Perang Dunia III (PD3), Kesempatan Terakhir

Sumber: https://thetruthisfromgod.com/2020/03/24/coronavirus-ww3/

Saya mengajak Anda menonton video berikut dengan seksama sebelum membaca artikel ini.

Pandemi virus Corona adalah false flag operation di seluruh dunia. Semua negara telah mengambil tindakan sama untuk mengurung (‘lockdown’, ‘stay at home’, ‘work from home’, dst), mengendalikan populasi, dan mengatur kehancuran ekonomi nasional dan dunia.

Seperti biasa, dengan operasi propaganda ini, kita di-cuci-otak dengan pidato yang disiarkan di rumah setiap hari, menyembunyikan masalah yang sebenarnya.

Kita dihantam di rumah setiap hari dengan peringatan bahaya virus ini, meski pada waktu ini hanya ada 0,000001% korban di seluruh dunia. Anda berkemungkinan lebih kecil meninggal karena virus Corona daripada kecelakaan di jalan.

Kita kewalahan dengan perawatan medis dan tindakan pencegahan. Dokter dan perawat dielu-elukan sebagai pahlawan, karena seperti semua operasi propaganda, mereka perlu menciptakan pahlawan. Misalnya, selama 9/11, petugas pemadam kebakaranlah yang dielu-elukan sebagai pahlawan, selama serangan Paris Bataclan, polisilah yang menjalankan peran ini, dan sekarang dengan virus Corona, pahlawannya adalah petugas-petugas kesehatan.

Pandemi ini telah menjadi pengurungan (‘containment’), darurat militer, jam malam, dan penghancuran ekonomi dunia yang kini mencapai titik tak terpulihkan. Inilah tujuan sebenarnya dari pandemi terencana ini. 

Virus ini tidak muncul secara tak-sengaja, entah dari laboratorium atau secara alami, tapi dimasukkan secara sengaja oleh Amerika Serikat selama pertandingan militer dunia yang berlangsung di Wuhan.

Kasus pertama di Perancis telah terdeteksi di sebuah pangkalan militer di Oise, tempat 193 tentara ikut serta dalam pertandingan militer dunia ini di Wuhan, yang menegaskan bahwa memang Amerika Serikat yang memasukkannya, lebih tepatnya atas perintah Donald Trump si Antikristus.

Donald Trump si Antikristus akan segera memasuki fase 2 pemerintahannya dan ia perlu menyebarkan kekacauan dan memulai perang dunia untuk beralih ke Orde Dunia Baru, Ordo Ab Chao, “Order out of Chaos“, yang merupakan moto illuminati, yaitu agen Iblis. 

Untuk melakukan ini, pertama, ekonomi harus dihancurkan sepenuhnya, yang saat ini terjadi dengan sangat cepat. Semua pemerintah secara cermat menghancurkan ekonomi, kapasitas produksi, dan perdagangan internasional mereka.

Seluruh dunia pada dasarnya diperintahkan untuk berhenti bekerja, sehingga satu per satu bisnis lokal hancur, dan menciptakan reaksi berantai kehancuran kekayaan dan ekonomi dunia.

Penghancuran ekonomi dunia ini persis seperti peledakan Twin Tower 9/11 yang direncanakan.

US satu (1) uang dolar dalam foto close-up.  Kedalaman dangkal f
“ORDO AB CHAO”: Order out of Chaos. Agen-agen Iblis akan mendatangkan kekacauan global melalui krisis ekonomi dan perang dunia yang akan datang, untuk mewujudkan Tatanan Dunia Baru dan Pemerintahan Antikristus Donald Trump

Agen-agen Iblis, yang merupakan para pemimpin dunia, mengalihkan perhatian dan menakut-nakuti kita tentang bahaya virus ini, sementara di belakang layar, mereka menghancurkan ekonomi dan menciptakan kondisi yang tepat untuk pecahnya Perang Dunia III yang akan mengikuti pandemi virus Corona ini, dengan membatasi semua orang dan memberlakukan darurat militer, mempersiapkan populasi dunia untuk apa yang akan terjadi. 

Buktinya adalah penyebaran tentara Amerika terbesar di Eropa dalam 25 tahun. Lebih dari 20.000 tentara AS dan peralatan perang berat telah tiba di Eropa, dan latihan militer ini belum dibatalkan, padahal semestinya dibatalkan karena pandemi virus Corona. 

Memang, apa yang lebih baik daripada mencampur tentara dari seluruh dunia sehingga virus menyebar ke semua? Para pemimpin dunia tahu bahwa virus ini tidak lebih berbahaya daripada flu biasa bagi kebanyakan orang, dan mereka telah mempertahankannya karena pasukan mereka akan siap untuk PD3.

Latihan militer luar biasa ini tidak lebih dari gladi resik untuk PD3, seperti semua false flag operation sebelumnya, mereka selalu merencanakan latihan dengan sifat yang sama.

Ingat selama serangan Charlie Hebdo, rumah sakit dan polisi di seluruh Paris melakukan latihan serangan teroris dengan skenario yang sama persis dengan serangan sesungguhnya.

Kita temukan skenario yang sama untuk 9/11, dan untuk semua operasi false flag lainnya. Bukan tanpa alasan bahwa Korea Utara telah menguji coba rudal baru di tengah krisis virus Corona. Ini karena mereka tahu bahwa PD3 akan datang dan perlu bersiap untuk itu.

inline_image_preview
Bahkan bentuk virus ini tidak dipilih secara acak, memang, virus ini terlihat seperti bumi dilanda bom atom
180615-fitur-penghancuran nuklir

Macron mengulangi 6 kali dalam pidatonya: “Kita sedang berperang“, 6 kali seperti 666, karena Macron adalah salah satu dari setan ini dalam bentuk manusia palsu dan kaki tangan Antikristus Donald Trump.

Ini adalah bagian dari pemrograman mental populasi, dan rumus ini diulangi oleh semua pemimpin dunia.

Semua menyatakan bahwa kita sedang berperang, dan membandingkan situasi kita saat ini dengan Perang Dunia 1 dan 2. Memang, inilah yang akan terjadi: PD3 sedang dipersiapkan di belakang layar dan akan segera menyusul pandemi virus Corona ini, yang bertujuan menutupi kedatangannya dan mempersiapkan penduduk dunia atas kondisi luar biasa yang akan ditetapkan begitu perang dimulai. 

Bukti lain bahwa perang dunia akan langsung mengikuti krisis virus Corona ini adalah kehancuran total ekonomi dunia. Jika pandemi ini tidak bertujuan menghadirkan perang, maka para pemimpin dunia tidak akan menghancurkan ekonomi dengan cara tak terpulihkan seperti yang mereka lakukan, tapi akan memberikan kesempatan untuk bangkit kembali seperti krisis ekonomi 2008. Tetapi karena perang akan datang, tujuannya adalah menghancurkan ekonomi dunia dalam rangka menyapu bersih sistem ekonomi saat ini yang didasarkan pada kapitalisme dan pasar saham, agar dapat dimulai kembali dengan sistem ekonomi baru dalam Tatanan Dunia Baru, di mana ekonomi akan berada di bawah kendali kekuatan terpusat dan bukan di bawah kendali pasar.

Seperti halnya segala sesuatu di alam semesta ini, tidak ada kejadian tanpa kehendak Tuhan, dan rencana Iblis sebenarnya termasuk dalam rencana Tuhan. Karena itu Tuhanlah yang memutuskan pengurungan di seluruh dunia, pertama kalinya sejak awal umat manusia. Tuhan melipatgandakan tanda-tanda itu dengan bencana alam pada 2019 yang melanda dunia tanpa kecuali satu pun negara.

Tetapi tak ada yang memperhatikan peringatan Tuhan, dan semua percaya bahwa bencana alam adalah bagian dari siklus alam yang tak berkaitan dengan hukuman Tuhan. Padahal, sejak awal umat manusia, Tuhan selalu mengungkapkan tanda-tanda melalui alam: menghancurkan sebuah ladang dan mempertahankan ladang sebelahnya, menghabiskan sebuah rumah dan menyisakan tetangganya, menghujani suatu wilayah dan mengeringkan wilayah sebelahnya

Tetapi, orang-orang pada akhir dunia ini sangat jauh dari petunjuk dan begitu tersesat sehingga mereka tidak lagi bisa melihat tanda-tanda Tuhan, dan hanya mengaitkan bencana-bencana alam ini dengan “pemanasan global”.

Bagi mereka, entah Tuhan itu tidak ada, atau pun jika ada, Dia ada di dimensi paralel, tidak bertindak di dunia ini atau berkomunikasi dengan manusia … itu merupakan tanda bahwa mereka benar-benar tidak punya hubungan sejati dengan Tuhan, meskipun mengklaim sebagai orang beriman dan menyebut-nyebut”tuhan“atau “agama“.

Karena manusia telah mengabaikan panggilanNya, Tuhan menawarkan manusia kesempatan terakhir dengan menerapkan kurungan global kepada mereka, sehingga mereka punya waktu untuk merenung sebelum kehancuran akhir dimulai.

Orang-orang berkata mereka tidak punya waktu, terlalu banyak pekerjaan, terlalu banyak gangguan, tidak punya kondisi tepat untuk merenung tentang Tuhan dan Hari Akhirat. Karena itu Tuhan menawarkan mereka kesempatan langka untuk menyingkirkan semua yang mengganggu mereka sehingga mereka tidak punya pilihan selain menghadapi diri mereka sendiri.

Pengurungan ini adalah tanda terbesar Tuhan sejak berabad-abad, mengingat skala dan karakternya yang langka. Tuhan melumpuhkan seluruh dunia dan memaksa semua orang untuk tinggal di rumah. Siapa yang mengira itu bisa terjadi beberapa minggu lalu? Ternyata, ini mudah bagi Tuhan.

Situasi sekarang, bagi orang-orang beriman, merupakan tanda besar kehancuran menjelang dari Tuhan. Setiap orang dipaksa menghadapi hidup mereka sendiri, bercermin, merasakan buah tindakan mereka, tanpa kepuraan dan tanpa bisa berpaling.

Situasi ini memengaruhi semua kalangan, miskin atau kaya, selebritis atau anonim, yang merupakan pertanda Tangan Tuhan.

Setiap orang masih berkemungkinan untuk kembali ke “yang esensial” seperti kata Macron dalam pidatonya, tapi orang belum tahu apa yang penting.

Bagi yang sesat, yang terpenting adalah kembali secepat mungkin ke kehidupan mereka sebelumnya, memiliki cukup makanan, dan memastikan keselamatan mereka yang dicintai.

Sedangkan untuk yang berpetunjuk, yang penting itu adalah Tuhan dan akhirat, bukan kehidupan dunia ini dan semua kepalsuan berupa kekayaan, wanita, dan anak-anak. Yang sungguh penting hanyalah kebajikan yang akan menentukan masa depan selamanya, apakah di neraka atau surga. Kehidupan dunia ini hanya ujian dan bukan kehidupan sebenarnya, dan Tuhan menunjukkannya dengan menghancurkan kepalsuan dan ilusi dunia ini, semudah menekan tombol.

Mereka yang merencanakan akhirat dan bersiap bertemu Tuhan melihat hidup mereka menjadi lebih baik. Pengurungan ini adalah berkah, tidak mengubah tujuan mereka yaitu kehidupan setelah kematian, dan untuk menyenangkan Tuhan. Bagi mereka hal itu adalah konfirmasi berkesinambungan Tuhan.

Para kriminal, yang mengabaikan tanda dan panggilan Tuhan, berpaling dari akhirat dan Tuhan, beranggapan akan abadi dalam kehidupan duniawi ini, maka kegiatan mereka diberhentikan, rencana hidup digagalkan, kekayaan dilenyapkan, dan mendapati diri mereka dihina, dipaksa untuk menghadapi kekosongan batin.

Sekarang mereka tidak dapat memenuhi pikiran dengan semua kepalsuan kehidupan dunia ini. Mereka cemas akan masa depan, bersiap untuk menderita bencana dari satu saat ke saat lain, yang memang akan mereka alami.

Tuhan mengawasi Anda dari dekat selama pengurungan ini, dan karena itu Anda harus sangat memperhatikan tindakan dan mengakhiri kejahatan dan dosa, karena yang akan terjadi sangat mengerikan.

Mereka yang sesat hanya menambah dosa selama pengurungan ini dengan situs porno, konsumsi alkohol dan obat-obatan, bukannya mendidik diri dan mencari tujuan sejati kehidupan dunia ini.

Mereka bertahan dalam kemaksiatan, hal-hal sepele, pencarian benda duniawi, dengan memesan secara massal di toko online, dengan mencuci-otak melalui berita propaganda TV yang membuat makin tersesat, dan menonton film atau serial, siang dan malam di jaringan Iblis. 

Semua masalah menampar wajah mereka sekaligus. Mereka tidak bisa lagi menghadapi pasangan mereka, anak-anak mereka.

Hidup mereka hanya kebohongan, dan itu terjadi karena kondisi pengurungan yang tidak mereka antisipasi…. seolah-olah selokan di rumah meluap mengeluarkan semua kejahatan yang mereka eram untuk waktu lama. Begitulah kelompok kriminal.

Sementara bagi para hamba Tuhan, tidak ada yang berubah dalam hidup selain bersukacita untuk kehidupan lebih baik, dan mereka tidak perlu mengubah rencana apapun. Jalan mereka tetap lurus, dan mereka bersukacita melihat janji Tuhan terjadi untuk segera bertemu Dia.

kanal1
CORONAVIRUS, jaringan TV menjadi gratis untuk semua orang“. Iblis membuka semua pintu air untuk menjaga mereka yang tersesat dalam kebinasaan mereka sehingga mereka tidak memanfaatkan masa kurungan paksa ini untuk introspeksi diri
kanal3
Canal+, PornHub, Orange, Football Manager … hiburan-hiburan yang menjadi gratis “. Dunia ini begitu sesat sehingga pornografi bukan lagi dosa dan kekejian, tapi kesenangan netral sederhana yang tidak terkait dengan moral.
kanal2
Pengurungan dan virus Corona: Dorcel, PornHub, dan “Jacquie et Michel” (situs perzinahan) merusak orang-orang Perancis
sextoy
Virus Corona: penjualan mainan sex meledak“. Orang-orang sesat hanya membenarkan kesalahan mereka dan jatuh ke dalam perangkap Iblis yang mengalihkan mereka dari keselamatan dengan menawarkan akses gratis ke platform kebinasaannya.
amant
Cinta pada masa virus korona: kamera Italia
EPISODE 1. Karena dia dikurung dengan putrinya, menantu dan cucunya di rumahnya di Modena, Italia, Marta tidak bisa lagi bertemu kedua kekasihnya.” Kejahatan dan kengerian para kriminal mengejar dan menampar wajah mereka seperti selokan yang meluap. Inilah jiwa mereka: selokan

Setelah kurungan ini, perang akan dimulai dan Tuhan menghukum dengan sangat keras tanpa peringatan, dan jendela ampunanNya yang saya umumkan dalam peringatan terakhir dari Tuhan, akan ditutup selamanya.

Seperti yang Anda lihat, semua yang Tuhan katakan akan terjadi, terjadi seperti yang diumumkan ketika saya menerbitkan peringatan terakhir Tuhan pada Januari 2020 (Tuhan telah memberi tahu saya tentang kehancuran ini pada Oktober 2019 dan saya butuh 3 bulan untuk menulis peringatan terakhir dari Tuhan ini).

Saya telah mengumumkan awal kehancuran ilahi untuk tahun 2020, beberapa minggu yang lalu, siapa yang curiga bahwa dunia akan berhenti total seperti yang terjadi sekarang?

Segala yang diberitahukan Tuhan kepada saya terjadi pada waktu yang tepat, dan segera Anda akan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa pandemi virus Corona ini sebenarnya menyembunyikan Perang Dunia 3.

Anda tidak akan kembali ke kehidupan sebelumnya, dan orang-orang zalim tidak bisa melarikan diri dari kehancuran mereka, dan bagi hamba-hamba Tuhan, mereka akan menerima janji dari Tuhan. Manfaatkan waktu ini untuk mengingat Tuhan, merenungi pilihan hidup, bertobat dari dosa-dosa, dan yakinlah bahwa Tuhan sedang mengawasi Anda dengan ketat.

Kita sedang berada dalam periode pengamatan yang ketat dalam ujian, dan pada akhir ujian, Tuhan akan memberikan hasilnya kepada semua orang: kehancuran atau keselamatan.

Perang memang tidak akan membunuh semua orang, namun, itu akan menjadi mimpi buruk meski bagi yang selamat. Kecuali untuk 2 jeda singkat di bawah pemerintahan Antikristus Donald Trump dan Yesus Palsu (Setan), kehidupan dunia ini akan seperti mimpi buruk, dan Tuhan akan menghancurkan semua yang ada di muka bumi ini.

Dokumenter tentang Antikristus Donald Trump:

Dokumenter tentang Yesus palsu, alias Setan:

Raih kesempatan Anda sekarang sebelum kurungan ini berakhir, yaitu sebelum periode pengamatan Tuhan berakhir, karena setelah itu, Tuhan tidak akan lagi menanggapi jeritan permintaan bantuan Anda, dan keselamatan Anda akan hilang selamanya.

Saya mendorong Anda untuk membaca peringatan lengkap dari Tuhan dan meluangkan waktu untuk membaca 7 bagian peringatan itu dan menerapkannya untuk keselamatan Anda sendiri. Tetapi jika Anda tidak ingin atau tidak percaya pada pesan Tuhan, maka terimalah pengumuman Tuhan tentang kehancuran Anda yang akan datang.

2 Replies to “Virus Corona, COVID-19, Pengumuman Perang Dunia III (PD3), Kesempatan Terakhir”

  1. Jadi kesimpulannya, kita harus minta maaf kepada Tuhan? Bagaimana memunculkan permohonan maaf yang tulus kepada Tuhan?

    1. Permintaan ampun, atau taubat yang tulus hanya bisa muncul dari hati yang tulus juga, yang ikhlas, yang sungguh-sungguh, yang takut bahwa dirinya masuk dalam kategori manusia dalam jalan yang sesat dan dengan demikian akan masuk neraka.

      Ketulusan tidak bisa diajarkan, tidak ada “teknik”-nya.

Tinggalkan Balasan ke Dita Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.